| Add caption |
SUNGAIPENUH - Polres Kerinci terus melakukan perkembangan kasus dugaan kecurangan tes CPNS Kota Sungaipenuh. Tadi pagi, giliran Jeje Biantara, putra Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Sungaipenuh yang diperiksa Polres Kerinci.
Kapolres Kerinci, AKBP A Mun'im, pada sejumlah wartawan mengatakan bahwa, Jeje datang ke Polres sekitar pukul 09.00 WIB pagi. " Ya, Jeje diperiksa hari ini dia datang sendiri," jelasnya.
Dikatakannya, bahwa pihaknya tetap akan memproses kasus CPNS secara bertahap. "Kita pelan-pelan saja tapi pasti, saat ini kita masih pul paket," kata Kapolres Kerinci.
Ditanya kapan tim akan memastikan keabsahan Ijazah Jeje ke Medan, Kapolres Kerinci mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mengarah ke situ, namun akan melakukan pengecekan di Sungaipenuh terlebih dahulu. " Kita cek dulu keterangan Jeje dulu, pelan-pelan saja," ungkapnya
Hal senada juga disampaikan Kasat Reskrim, AKP Agus Saleh. "Ya benar, Jeje diperiksa sejak pagi tadi," kata Agus Saleh.
Menurut Agus Saleh, bahwa Jeje diperiksa terkait dengan laporan beberapan LSM soal dugaan ijazah palsu. "Jeje diperiksa terkait dengan laporan LSM soal ijazah palsu," katanya lagi.
Selain memeriksa Jeje polres juga mengundang dua orang dokter, untuk mengklarifikasi soal Novi Astria Yenti yang diduga tidak ikut tes tapi lulus CPNS. "Ya, kita undang dua orang dokter, untuk minta klarifikasi untuk kasus Novi," ungkapnya.
Pantauan harian ini, hingga pukul 14.00 WIB Jeje masih diperiksa penyidik. “Sampai sekarang masih diperiksa," pungkas Agus Saleh. (*)
No comments:
Post a Comment