Latest News

Wednesday, January 22, 2014

Pencuri 20 Kg Emas Ditangkap, Pelaku Sempat Kabur ke Jawa

JAMBI - Anggota Satreskrim Polresta Jambi kali ini berhasil mengamankan lima orang kawanan pelaku pencurian toko emas Appolo Jambi beberapa waktu yang lalu.
Kelima pelaku tersebut berinisial AM (43) warga Kelurahan Ulu Gedong, Kecamatan Danau Teluk Jambi, SA (46) warga jalan Sumber Sari Kelurahan Jembatan Mas Kecamatan Pemayung Batanghari, AK (33) warga Desa Terusan Kecamatan Muara Tembesi Batanghari, EF (66) warga Jalan Soekarno Hatta, Parit Rantang Kecamatan Payakumbuh Sumatera Barat (Sumbar), dan JN (35) warga Padang Tiakar Mudik Kecamatan Payakumbuh Timur Kabupaten Lima Puluh Kota Sumbar.
Dari keterangan yang berhasil dihimpun Harian Jambi, kelima pelaku diamankan dilokasi yang berbeda, 2 orang di antaranya dibekuk setelah berhasil kabur dan melarikan diri kepulau Jawa. Keduanya yakni AM, dibekuk Minggu (29/12) di Kabupaten Sumedang Jawa Barat dan  SA dibekuk pada Selasa (31/12) di Kota Semarang Jawa Tengah sekitar pukul 20.00 Wib.
Dari hasil pengembangan, Polisi lantas membekuk AK pada Jum'at (3/1) di Muara Tembesi. Sedangkan AF ditangkap Selasa (7/1) di kawasan jalan Muko Pasar, sekitaran toko Mas Mahkota Kelurahan Daya Bayung Kecamatan Payukumbuh Barat Sumbar. Selanjutnya JN pada Senin (6/1) dikawasan Kantor CNI Kota Pemayukumbuh Sumbar.
Kapolresta Jambi Kombes Pol Hartono saat dikonfirmasi, Selasa (21/1) mengatakan, kelima pelaku tersebut merupakan kawanan spesialis pembobol toko emas yang sudah lama menjadi incaran pihak Polresta Jambi. Pelaku diketahui sudah beberapa bulan buron dari pengejaran para petugas. Tempat kejadian perkara tersebut disebuah toko emas Apollo di kawasan pasar di Jambi.
"Ya, mereka kawanan spesialis pembobol toko emas, ini terbukti dengan mereka melakukan tindak pidana ini dengan begitu rapi. Terungkapnya kasus ini dengan penelusuran tim buser Polresta Jambi yang melakukan pengejaran selama beberapa bulan, dan alhamdulillah bisa terungkap," kata Hartono.
Adapun jumlah emas yang diambil  sekitar 20 Kg, dengan nilai nominal apabila diuangkan mencapai 10 M, emas-emas tersebut mereka jual dibeberapa tempat diantaranya Kota Padang, Payukumbuh dan Bukit Tinggi.
"Mereka melakukannya di Jambi kemudian menjualnya di Sumatera Barat, yang berhasil ambil ada yang berbentuk emas batangan dan perhiasan, dan beberapa telah leburkan untuk selanjutnya dijual," terangnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, pihaknya menduga kalau  aksi ini melibatkan  petugas penjaga pasar atau petugas jaga malam,di mana saat ini baru satu orang yang diamankan dan diduga menjadi otak pelaku.
"Yang berinisial AM, mereka bekerja sama dan terus-menerus melakukan pengintaian," sebutnya.
Sementara itu, dari hasil penggerebekan kelima pelaku tersebut Polisi berhasil mengamankan barang bukti Satu unit mobil Xenia dengan No polisi BH 1096 AM warna cream, satu unit mobil Honda Jazz dengan no polisi B 1400 UOO warna putih, dan 1 unit mobil Avanza dengan no polisi B 1239 TKI warna crim, satu unit sepeda motor Jupiter Z warna Merah dengan no polisi BH 3459 EV, 2 pasang Spaiker Politron warna hitam silver, 1 unit Mesin Cuci merk LG, 1 unit DVD merk LG, 1 unit tabung gas LPG 12 Kg,
Selanjunya buku tabungan Bank muamalat berikut ATM, 4 unit HP, 1 samsung, 3 Nokia dengan tipe yang berbeda, 1 unit jam tangan merk Alexander Chistie warna hitam, 1 unit tabung gas Oxsigen dengan no seri IJ-B 485 beserta regulator, 1 buah linggis dalam keadaan bengkok, 1 buah potongan plat besi terdapat bekas dibakar, 1 buah alat tibangan merk Tanita Cap 2 kg warna orange, Berkas surat sporadik satu bidang tanah dengan no 593/09/SN/2011 di desa Senaning RT 05 Kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari atas nama pemilik Maniso, 3 pucuk senjata api, 1 jenis revolver warna silver, 2 senjata rakitan tanpa merek, 21 butir  peluru, masing-masing kaliber 9 mm sebanyak 10 butir, kaliber 38 mm sebanyak 11 butir, uang tunai sebesar Rp. 216 juta rupiah, dan 1 batang emas lantakan uji berat jenis 998,8/51,9:19.24:24K jenis kadar 24 K berat 998,8 gram.
Hingga saat ini pihak kepolisian tengah memburu pelaku lainnya, yakni penadah dan beberapa orang yang diduga terlibat dalam aksi komplotan ini.(*)
Sumber: Harian Jambi

No comments:

Post a Comment

Kontak Kami

Name

Email *

Message *