Piagam terkenal yang ditulis hampir 800 tahun yang lalu dan dianggap sebagai salah satu dokumen paling penting dalam sejarah demokrasi, kini berada di Houston Museum of Natural Sciences, Amerika Serikat di mana ia akan menjadi bagian dari sebuah pameran yang dibuka Jumat mendatang.
"Ini penerbangan yang sangat bersejarah bagi kami, bagi katedral dan dokumen ini," kata Glyn Morgan, kepala eksekutif Hereford Cathedral Perpetual Trust, yang menyertai dokumen itu dalam perjalanan dan memastikan dokumen dirawat dengan benar selama berada di Houston.
Piagam bersejarah ini, seperti diberitakan laman Daily Mail, akan dipamerkan selama enam bulan sebelum dibawa kembali untuk perayaan ulang tahun ke-800-nya.
Magna Carta pertama kali dikeluarkan pada 15 Juni 1215, oleh Raja John dari Inggris di Runnymeade. Dokumen ini dirancang untuk mencegah perang saudara dengan memberikan kebebasan tertentu kepada para baron. Piagam ini telah menginspirasi konstitusi AS.
Pada akhirnya, Magna Carta tidak mencegah perang saudara di bawah Raja John karena paus membatalkan piagam ini setelah dikeluarkan. Namun dua tahun kemudian, setelah John meninggal, anaknya Raja Henry III menerbitkan kembali piagam itu.(*)
Sumber: Harian Jambi
No comments:
Post a Comment